9 WNI Eks Relawan Flotilla Gaza Jalani Pemeriksaan di Turkiye Sebelum Dipulangkan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Seluruh sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang telah dibebaskan dari penjara Israel dipastikan akan menjalani serangkaian pemeriksaan di Turkiye sebelum dipulangkan ke tanah air.
Duta Besar Indonesia untuk Turkiye, Achmad Rizal Purnama, mengatakan pemeriksaan tersebut meliputi testimoni, visum, hingga tes kesehatan yang dilakukan pihak Turkiye.
“Akan ada proses testimoni, visum, dan tes kesehatan oleh pihak Turkiye,” ujar Dubes Rizal melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ia memastikan pemerintah Indonesia akan segera memulangkan para WNI setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.
“Secepatnya akan kita pulangkan ke tanah air jika proses di Turkiye sudah selesai,” katanya.
Sebelumnya, media Anadolu melaporkan seluruh relawan flotilla yang dibebaskan dari Israel harus menjalani pemeriksaan lanjutan dalam rangka penyelidikan oleh kejaksaan Istanbul. Karena itu, para relawan dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Istanbul setelah tiba di Bandara Istanbul.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga telah mengonfirmasi kedatangan sembilan WNI tersebut di Istanbul setelah dibebaskan dari tahanan otoritas Israel.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan proses pemulangan ke Indonesia akan dilakukan setelah seluruh prosedur di Turkiye selesai dijalankan.
“Yang pasti akan segera dipulangkan setelah prosesnya selesai,” ujar Heni.
Kedatangan para WNI di Istanbul disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono. Dalam pernyataan video yang diunggah melalui akun Instagram @menluri, Darianto terlihat mendampingi kesembilan WNI tersebut.
Namun, para relawan mengaku mengalami tindakan kekerasan selama ditahan oleh otoritas Zionis Israel. Menurut Konjen Darianto, mereka mengaku dipukuli, ditendang, hingga disetrum saat berada dalam tahanan.
Kesembilan WNI tersebut juga telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono melalui sambungan video call.
Seluruh relawan GSF dari berbagai negara kini dikabarkan telah dibebaskan dan sedang menjalani proses deportasi keluar dari wilayah Israel menuju Turkiye untuk selanjutnya dipulangkan ke negara masing-masing.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
