Babinsa Sumba Timur Dampingi Petani Pascapanen, Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Nggongi
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 6 Agu 2026, 06.12

SUMBA TIMUR – Babinsa Koramil 06/Karera Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ferdinan, membantu proses perontokan padi milik petani di Desa Nggongi, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan pertanian yang dilakukan TNI AD untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan produktivitas petani di daerah.
Pendampingan dilakukan terhadap petani bernama Maramba yang tengah menyelesaikan tahapan pascapanen. Kehadiran Babinsa bertujuan membantu mempercepat proses perontokan padi agar hasil panen dapat segera disimpan maupun dipasarkan sehingga mengurangi potensi kerugian pascapanen.
Sertu Ferdinan mengatakan keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Sebagai Babinsa, kami berupaya hadir dan membantu masyarakat, khususnya petani. Pendampingan ini bertujuan membantu mempercepat proses pascapanen serta memberikan motivasi agar petani tetap semangat meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Sertu Ferdinan.
Menurutnya, peran aparat teritorial tidak hanya sebatas menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan produktif yang berhubungan langsung dengan kebutuhan hidup warga. Pendampingan tersebut dilakukan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen dan pascapanen.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa di sektor pertanian diharapkan mampu memberikan dorongan moral sekaligus membantu petani mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Sementara itu, petani penerima pendampingan, Maramba, mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam proses perontokan padi. Menurutnya, pekerjaan yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama dapat diselesaikan lebih cepat dengan adanya bantuan tenaga dari Babinsa.
“Kami merasa terbantu karena pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Kehadiran Babinsa juga memberi semangat bagi petani untuk terus mengelola lahan pertanian,” ujarnya.
Sektor pertanian hingga kini masih menjadi tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat di Kabupaten Sumba Timur. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pangan melalui berbagai program pendampingan, bantuan sarana produksi, serta penguatan peran aparat kewilayahan dalam mendukung petani.
Pendampingan pertanian oleh Babinsa merupakan salah satu program yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari sinergi antara TNI AD dan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Melalui program tersebut, Babinsa berperan membantu petani dalam mengoptimalkan proses budidaya hingga penanganan hasil panen.
Dari sisi ekonomi, percepatan proses pascapanen dapat membantu petani menjaga kualitas hasil produksi sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik. Selain itu, pengurangan kehilangan hasil panen juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani dan stabilitas pasokan pangan di daerah.
Kegiatan pendampingan di Desa Nggongi menjadi contoh kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan nasional.
Ke depan, Koramil 06/Karera akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani di wilayah binaan, mulai dari masa tanam hingga pascapanen, guna memastikan sektor pertanian tetap produktif dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
