Beredar Hoaks Indonesia Pimpin ASEAN Rebut Laut Cina Selatan, Ini Faktanya
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 29 Jul 2026, 12.28

JAKARTA, 8 Mei 2026 — Informasi yang beredar di media sosial mengenai klaim Indonesia memimpin negara-negara ASEAN untuk merebut Laut Cina Selatan dipastikan tidak benar atau hoaks. Narasi tersebut muncul melalui unggahan video dengan judul provokatif yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.
Berdasarkan penelusuran Turn Back Hoax, video yang beredar sebenarnya membahas pernyataan Menteri Luar Negeri RI Sugiono terkait dorongan Indonesia agar penyusunan Pedoman Tata Perilaku atau Code of Conduct (CoC) Laut Cina Selatan segera diselesaikan.
Dalam pernyataannya, Sugiono meminta proses penyusunan kode etik Laut Cina Selatan tidak berlarut-larut guna menghindari potensi konflik dan menjaga stabilitas kawasan. Tidak terdapat pernyataan mengenai Indonesia memimpin negara ASEAN untuk merebut wilayah Laut Cina Selatan.
Informasi serupa juga diberitakan ANTARA News yang menjelaskan fokus Indonesia adalah mendorong penyelesaian Code of Conduct antara ASEAN dan China sebagai langkah diplomasi menjaga keamanan kawasan.
Laut Cina Selatan selama ini menjadi kawasan strategis yang memiliki sengketa klaim wilayah antara beberapa negara. ASEAN bersama China tengah menyusun Code of Conduct sebagai pedoman perilaku untuk mencegah eskalasi ketegangan dan menjaga stabilitas maritim di kawasan Indo-Pasifik.
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati terhadap informasi provokatif di media sosial, terutama yang menggunakan judul sensasional yang tidak sesuai dengan isi konten. Pemeriksaan fakta melalui sumber resmi dan media kredibel dinilai penting untuk mencegah penyebaran disinformasi.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
