Dinas Perikanan Nunukan Evaluasi Pemanfaatan Aset UPR Perkuat Budidaya Ikan
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 23 Agu 2026, 12.58

NUNUKAN, 23 AGUSTUS 2026 — Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan aset Unit Perbenihan Rakyat (UPR) di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (23/8/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan fasilitas pembenihan ikan air tawar milik kelompok pembudidaya beroperasi secara optimal dalam menyuplai bibit berkualitas bagi pembudidaya lokal di wilayah perbatasan.
Tim teknis dinas meninjau langsung kondisi fisik kolam pemijahan, ketersediaan indukan unggul, serta sistem sirkulasi air yang digunakan oleh kelompok UPR setempat. Peninjauan lapangan tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala teknis budidaya sekaligus merumuskan pendampingan lanjutan agar produktivitas benih ikan tetap stabil sepanjang tahun.
Optimalisasi Pasokan Benih Ikan Air Tawar
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Nunukan menyatakan penguatan operasional UPR merupakan pilar penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan bibit ikan lele, nila, dan mas bagi masyarakat sekitar. Keberadaan unit pembenihan yang mandiri di tingkat kecamatan dinilai efektif memangkas biaya logistik pengadaan bibit yang sebelumnya harus didatangkan dari luar daerah.
"Monitoring ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh agar bantuan sarana dan prasarana yang telah diserahkan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat ekonomi riil bagi kelompok pembudidaya," jelasnya saat berdialog dengan pengurus kelompok perikanan di Tulin Onsoi.
Dukungan Ketahanan Pangan Perbatasan
Selain meninjau sarana fisik, Dinas Perikanan Nunukan memberikan bimbingan teknis mengenai formulasi pakan mandiri, manajemen kualitas air, dan tata cara sertifikasi cara pembenihan ikan yang baik (CPIB). Pendampingan terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup benih (survival rate) sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar konsumsi lokal.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen terus memperkuat sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan dan penopang ketahanan pangan di kawasan tapal batas Indonesia-Malaysia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
