Dinas Sosial Pacitan Aktif Jaring Anak Putus Sekolah Masuk Sekolah Rakyat Gelombang Kedua
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Langkah cepat yang diambil Dinas Sosial Kabupaten Pacitan untuk menjaring anak-anak putus sekolah ke dalam Program Sekolah Rakyat gelombang kedua patut diapresiasi. Dalam konteks tantangan pendidikan nasional, keberadaan program ini menjadi solusi nyata atas permasalahan klasik yang menghambat akses pendidikan, khususnya bagi keluarga tidak mampu. Melalui upaya ini, pemerintah daerah tidak hanya mengatasi kesenjangan pendidikan, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam mengentaskan kemiskinan.
Data menunjukkan bahwa masih banyak lulusan SMP di berbagai daerah, termasuk Pacitan, yang gagal melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi akibat kendala ekonomi dan sosial. Dinas Sosial Pacitan tidak menunggu, mereka proaktif menyisir anak-anak yang belum memiliki rencana pendidikan lanjutan, sekaligus mengoptimalkan tambahan kuota 100 siswa dari pusat. Strategi ini penting agar setiap slot yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk menciptakan perubahan.
Pemusatan kegiatan belajar mengajar di Balai Latihan Kerja (BLK) Sidoharjo juga merupakan langkah strategis. Selain memudahkan pengawasan dan pendampingan, gedung tersebut sedang direnovasi demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program tidak hanya formalitas, tetapi sungguh dipersiapkan agar hasilnya maksimal.
Meski saat ini petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Sosial belum turun, Dinas Sosial tetap bergerak dengan inisiatif dan koordinasi aktif. Ini mencerminkan semangat kolaboratif yang dibangun antara pemerintah daerah dan pusat. Tidak bisa dipungkiri, sinergi ini adalah fondasi penting dalam keberlanjutan program-program pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan.
Intinya, Program Sekolah Rakyat gelombang kedua di Pacitan adalah wujud nyata hadirnya negara bagi anak-anak marjinal. Ini bukan sekadar program, melainkan jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik. Dukungan penuh dari Bupati Pacitan dan respons cepat Dinas Sosial menjadi energi positif untuk menjadikan Pacitan sebagai salah satu percontohan daerah yang serius dalam menanggulangi kemiskinan lewat pendidikan.
#SekolahRakyatPacitan #AnakPutusSekolah #PendidikanUntukSemua #PacitanBergerak #IndonesiaCerdas #ProgramSosial #BeritaPacitan #ViralHariIni #BeritaTerkini #SekolahGratis
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
