DPRD Berau Minta Mitigasi El Nino Dipercepat Antisipasi Karhutla dan Krisis Air
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 3 Sep 2026, 19.30

BERAU, 12 Mei 2026 — DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera mempercepat langkah mitigasi menghadapi potensi musim kemarau panjang dan fenomena El Nino yang diperkirakan mulai terjadi pada Juni hingga Agustus 2026.
Peringatan dini terkait potensi El Nino sebelumnya telah disampaikan oleh BMKG yang memprediksi adanya kenaikan suhu permukaan laut serta penurunan curah hujan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Berau.
Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mengatakan pemerintah tidak boleh menunda langkah antisipasi karena dampak musim kemarau ekstrem dapat memicu berbagai bencana lingkungan dan gangguan aktivitas masyarakat.
“Langkah pencegahan memang harus segera dilakukan untuk meminimalisir dampak yang terjadi, jangan nanti-nanti, menunggu situasi kian parah, baru bergerak,” tegas Frans.
Menurutnya, kondisi cuaca panas ekstrem berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), krisis air bersih, terganggunya sektor pertanian dan perikanan, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat.
Frans mendorong pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Berau dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau untuk segera melakukan langkah kesiapsiagaan.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain pemetaan wilayah rawan kebakaran, patroli rutin, serta memastikan kesiapan armada dan peralatan penanganan bencana.
“Langkah pencegahan menurut saya jauh lebih efektif dibanding penanganan ketika terjadi bencana, sebab risiko kerugiannya bisa ditekan,” ujarnya.
Selain pemerintah, Frans juga mengimbau masyarakat agar ikut meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta mulai menyiapkan cadangan air menghadapi potensi kekeringan.
Ia menegaskan bahwa penanganan dampak El Nino merupakan tanggung jawab bersama sehingga seluruh elemen masyarakat perlu terlibat dalam upaya pencegahan sejak dini.
“Semua pihak perlu bersama-sama memperhatikan, jika dampak El Nino ini sangat fatal apabila tidak diantisipasi secara cepat dan tepat,” pungkasnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
