Guru SDN 19 Matang Serdang: MBG Bikin Siswa Semangat Sekolah Pascabanjir
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Banda Aceh — Guru SDN 19 Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Anisa (45), menyatakan para siswa di sekolahnya tetap semangat mengikuti kegiatan belajar mengajar pascabencana banjir bandang, salah satunya karena adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rutin diterima setiap hari sekolah.
“Murid-murid semuanya semangat, kalau untuk makan MBG semuanya datang,” kata Anisa dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Jumat.
Menurut Anisa, siswa-siswinya menunjukkan antusiasme tinggi sejak program tersebut berjalan. Ia menyebut hingga saat ini tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan MBG di sekolah tersebut.
“Tiap hari kami menerima MBG dari hari Senin sampai Sabtu dengan menu berbeda-beda. Ada nasi kuning dan ada nasi putih, untuk menunya ada ikan, telur hingga daging,” ujar Anisa.
Program MBG yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut tetap disalurkan di wilayah terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di situasi darurat. Di tengah kondisi pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara, program tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi siswa untuk tetap hadir di sekolah.
Selain memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan bergizi, MBG juga bertujuan mencegah malnutrisi serta menjaga daya tahan tubuh anak-anak yang rentan terserang penyakit pascabencana. Penyaluran program ini menjangkau hingga daerah pedalaman untuk memastikan tidak ada siswa yang terlewat dari pelayanan gizi.
Sejumlah siswa mengaku senang dengan adanya MBG di sekolah. Mereka menyatakan menyukai menu yang disajikan dan merasa terbantu. Bahkan, beberapa siswa membawa pulang sebagian lauk untuk keluarga di rumah.
Di sisi lain, aktivitas belajar mengajar di SDN 19 Matang Serdang tetap berlangsung meskipun gedung sekolah dan fasilitas belajar saat ini sedang direnovasi oleh TNI. Perbaikan tersebut dilakukan guna memulihkan sarana pendidikan yang terdampak banjir, sehingga proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal ke depan.
Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola program MBG, dengan mengutamakan keamanan dan higienitas pangan bagi seluruh penerima manfaat. Evaluasi dan pengawasan distribusi juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan efektif, terutama di wilayah terdampak bencana.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
