Istana Bantah Haji Isam Ditunjuk sebagai Koordinator Penanganan Karhutla
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 00.43

JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan. Prasetyo menegaskan informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.
Kabar itu antara lain beredar melalui unggahan di platform X yang menarasikan Haji Isam ditugaskan memimpin penanganan karhutla. Prasetyo menyampaikan bantahan saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu.
Semua Pihak Diminta Membantu
Prasetyo menjelaskan semua pihak memang diminta ikut membantu penanganan karhutla. Namun, ia menegaskan tidak ada penunjukan khusus terhadap Haji Isam sebagai koordinator karena kewenangan tersebut bukan berada pada posisinya.
Pernyataan itu menjadi klarifikasi pemerintah atas informasi yang ramai dibicarakan di media sosial. Masyarakat dapat merujuk pada keterangan resmi pemerintah untuk memastikan kebenaran informasi mengenai pembagian tugas penanganan karhutla.
BNPB Catat Luas Karhutla
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mencapai 72.798 hektare. Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari pada 22 Agustus 2026.
Kalimantan Barat tercatat sebagai provinsi dengan wilayah karhutla terluas, yakni 38.310 hektare. Sebanyak 10.010 petugas dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran di provinsi tersebut.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
