Jusuf Hamka Soal Keanggotaan RI di Board of Peace: Prabowo Ahli Strategi, Tujuan Besarnya Perdamaian
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 3 Sep 2026, 04.03

JAKARTA – Tokoh Muslim nasional Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Baba Alun menyatakan dukungannya terhadap keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina sekaligus penegasan bahwa perdamaian harus ditempatkan di atas segalanya.
Keanggotaan RI di BoP Dinilai Hasil Diplomasi Strategis
Jusuf Hamka menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian merupakan buah dari kecerdasan diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menyebut Prabowo sebagai sosok ahli strategi yang memahami betul dinamika geopolitik internasional.
“Beliau ini ahli strategi. Bekas Danjen Kopassus, bekas Pangkostrad,” ujar Hamka seusai menghadiri pertemuan Prabowo dengan para tokoh organisasi masyarakat Islam di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Perdamaian Butuh Strategi, Bukan Pendekatan Hitam Putih
Hamka mengungkapkan bahwa Prabowo menjelaskan secara gamblang alasan Indonesia bergabung dengan BoP kepada para tokoh Islam. Dari penjelasan tersebut, para tokoh memahami bahwa mewujudkan perdamaian membutuhkan strategi, bukan pendekatan hitam-putih.
Menurut Hamka, bergabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian justru membuka ruang konkret untuk membantu Palestina. Salah satu contohnya adalah masuknya sekitar 4.500 truk bantuan bahan makanan ke wilayah Palestina.
“Damai itu nggak bisa yang satu diinjak, yang satu diangkat. Dua-duanya harus dihormati. Kita harus husnuzan, jangan suuzan sama pemerintah,” tegasnya.
Posisi Indonesia Lebih Sejajar di Dunia Internasional
Keanggotaan Indonesia di Board of Peace dinilai Hamka memberikan posisi strategis agar Indonesia dapat sejajar dengan negara-negara lain di tingkat internasional. Dengan berada di dalam forum tersebut, Indonesia dinilai lebih efektif dalam mengawasi dan mempengaruhi proses perdamaian.
Ia mengibaratkan posisi Indonesia seperti berada di sisi yang sama, sehingga bisa langsung menegur apabila terjadi tindakan yang tidak sejalan dengan prinsip perdamaian.
Dana Keanggotaan untuk Kepentingan Palestina
Terkait iuran keanggotaan BoP, Hamka menyampaikan bahwa Prabowo menjelaskan dana tersebut digunakan untuk kebutuhan pembangunan dan kemanusiaan di Palestina. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi juga mengambil langkah nyata.
“Artinya, Indonesia tidak sekadar berkoar Palestina harus merdeka, tapi melakukan langkah konkret,” ujarnya.
Hamka menambahkan, penjelasan tersebut diterima dengan baik oleh para tokoh Islam. Bahkan, beberapa di antaranya spontan mengumandangkan takbir, “Allahu Akbar,” sebagai bentuk dukungan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
