Kabupaten Indramayu Jawa Barat percepat pelaksanaan MBG 2025 untuk perluas layanan gizi dan penguatan ekonomi lokal
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 3 Sep 2026, 11.32

Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mempercepat pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 2025 melalui Rapat Koordinasi di Ruang Ki Tinggi Setda Indramayu pada Kamis, 11 September 2025. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jajang Sudrajat menegaskan pentingnya sinkronisasi data dan strategi pelaksanaan karena MBG adalah amanah strategis nasional yang menjadi tolok ukur kinerja kepala daerah.
Program MBG di Indramayu menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar memperoleh asupan gizi yang optimal. Saat ini tercatat 44 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di berbagai wilayah. Data terbaru yang dipaparkan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan percepatan: 69 SPPG sudah beroperasi penuh dan 91 unit berada pada tahap persiapan. Angka ini memperlihatkan penguatan kapasitas layanan dan kesiapan perluasan cakupan.
Dari sisi dampak ekonomi, Staf Khusus Bupati Indramayu, Sukma, menekankan peran ganda SPPG sebagai penyedia makanan bergizi sekaligus penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan hasil panen petani. Catatan pentingnya adalah menjaga kualitas menu, keamanan pangan, dan pengelolaan sampah. Standar mutu yang konsisten serta tata kelola limbah yang tertib akan mendukung layanan yang higienis, efisien, dan berkelanjutan.
BGN melalui Ayu Nabila mengungkapkan target besar program di Indramayu, yakni 370.746 peserta didik. Untuk memastikan ketepatan sasaran, sinkronisasi data penerima manfaat di setiap kecamatan, sebagaimana yang telah dimulai di Kecamatan Gabuswetan menjadi langkah krusial. Upaya ini mencegah tumpang tindih data, memastikan distribusi tepat sasaran, dan memudahkan monitoring kinerja SPPG di lapangan.
Kolaborasi lintas sektor, penguatan jumlah dan mutu SPPG, serta penertiban data akan membuat MBG Indramayu semakin efektif meningkatkan status gizi masyarakat. Dengan tata kelola yang rapi dan dukungan ekonomi lokal, Indramayu berpeluang menjadi rujukan pelaksanaan MBG di tingkat daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.
#Indramayu #JawaBarat #MBG #MakananBergiziGratis #SPPG #LayananGizi #IbuHamil #IbuMenyusui #Balita #KetahananPangan #EkonomiLokal #RakorMBG #PemkabIndramayu #Viral #Trending
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
