Kemenkeu dan DPR Matangkan Penyesuaian Struktur Layer Tarif Cukai Rokok Lindungi Industri Nasional
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 1 Sep 2026, 11.50

JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026 — Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mematangkan pembahasan rencana penyesuaian struktur layer tarif cukai hasil tembakau (CHT) dalam kerangka Rancangan APBN tahun anggaran mendatang. Kebijakan tarif cukai ini dirancang secara berimbang guna menjaga stabilitas penerimaan negara, mengendalikan konsumsi rokok, serta melindungi kelangsungan tenaga kerja industri hasil tembakau padat karya.
Menteri Keuangan menyampaikan bahwa penyusunan tarif cukai mempertimbangkan daya beli masyarakat, laju inflasi nasional, dan keberlanjutan mata pencaharian ratusan ribu petani tembakau serta buruh linting sigaret kretek tangan (SKT). Golongan SKT padat karya terus diberikan perlindungan melalui skema tarif yang kompetitif.
Penguatan Dana Bagi Hasil Cukai untuk Daerah
Pemerintah terus meningkatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) bagi pemerintah daerah penghasil tembakau. Dana bagi hasil tersebut dialokasikan secara wajib untuk mendanai fasilitas kesehatan gratis warga, penyediaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi buruh tani, serta bantuan modal usaha tani.
Kemenkeu bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperketat operasi pemberantasan rokok ilegal (Gempur Rokok Ilegal) di seluruh jalur distribusi perdagangan darat dan laut. Penindakan tegas terhadap produk tanpa pita cukai resmi berhasil melindungi penerimaan kas negara.
Tata Kelola Fiskal Berkeadilan dan Transparan
Kebijakan cukai tembakau yang terencana mencerminkan tata kelola keuangan negara yang transparan, prudent, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa. Keseimbangan antara aspek kesehatan publik dan ketenagakerjaan menjadi prioritas utama.
Kemenkeu berkomitmen terus mengawal pembahasan regulasi cukai bersama legislatif agar memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku industri nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
