Kemenkeu Perketat Pengawasan dan Efektivitas Alokasi Anggaran Transfer Daerah di NTT
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 26 Agu 2026, 17.25

KUPANG, 26 AGUSTUS 2026 — Kementerian Keuangan Republik Indonesia memperketat pengawasan dan monitoring penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) serta dana desa di Provinsi Nusa Tenggara Timur guna menjamin efektivitas belanja publik dan stabilitas ketahanan fiskal daerah. Pengawasan melekat ini bertujuan memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
Menteri Keuangan dalam pengarahannya kepada para kepala daerah di Kupang menekankan bahwa prioritas alokasi TKD harus difokuskan pada penanganan kemiskinan ekstrem, perbaikan jaringan irigasi pertanian jagung, penurunan stunting, dan penyediaan fasilitas air bersih pedesaan.
Akselerasi Penyerapan Dana Desa untuk Program Padat Karya
Pemerintah pusat mendorong pemda di NTT untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran dana desa pada kuartal ketiga melalui skema proyek padat karya tunai desa (PKTD). Skema ini menyerap ribuan tenaga kerja lokal desa dan memberikan perputaran uang langsung di tingkat perkampungan.
Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Provinsi NTT menyediakan layanan klinik akuntansi dan pendampingan pengelolaan keuangan daerah bagi aparatur pemerintah kabupaten. Tata kelola keuangan yang akuntabel mencegah terjadinya pengendapan dana di perbankan.
Menumbuhkan Pusat Ekonomi Baru Kawasan Timur
Optimalisasi belanja fiskal di NTT terbukti mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi regional tetap tumbuh positif di atas rata-rata nasional. Ketersediaan anggaran yang tepat sasaran mempercepat modernisasi fasilitas pelabuhan perikanan dan pariwisata bahari Labuan Bajo.
Kemenkeu berkomitmen terus mengawal transparansi pengelolaan keuangan negara demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan yang inklusif di Nusa Tenggara Timur.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
