Kemensos dan BNI Salurkan 1.000 Perangkat Alat Salat untuk Siswa Sekolah Rakyat, Perkuat Pendidikan Karakter
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 19 Agu 2026, 00.58

Pemerintah terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dengan menyalurkan bantuan 1.000 perangkat alat salat bagi siswa Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan siswa dari keluarga prasejahtera, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan nilai spiritual peserta didik.
Dukungan Pemerintah untuk Pendidikan Berbasis Karakter
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, sajadah, serta perlengkapan salat lainnya yang dapat digunakan siswa dalam kegiatan keagamaan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kemensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya menekankan pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, serta nilai moral dan spiritual bagi para siswa.
Melalui fasilitas ibadah yang memadai, diharapkan para siswa dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan rutin, sekaligus memperkuat nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi Pemerintah dan BUMN untuk Pendidikan
Penyaluran bantuan ini juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam mendukung program sosial dan pendidikan nasional.
Pihak BNI menyebut program ini sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang difokuskan pada sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses terhadap fasilitas pendidikan dan sarana ibadah yang layak.
Sekolah Rakyat Jadi Program Strategis Nasional
Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
Selain menyediakan pendidikan gratis, program ini juga menghadirkan berbagai dukungan sosial seperti bantuan pendidikan, pembinaan karakter, hingga penguatan nilai keagamaan bagi para siswa.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu solusi penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, sekaligus menciptakan generasi muda Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak baik.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
