Kodaeral XII Salurkan Bantuan Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pesisir Sungai Kakap
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 30 Jul 2026, 22.10

KUBU RAYA – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII menggelar kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan bagi nelayan serta masyarakat pesisir di Pos TNI AL (Posal) Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR. tersebut diikuti sekitar 100 peserta dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, Kodaeral XII bekerja sama dengan Yayasan Gema Sadhana dan INTI Provinsi Kalimantan Barat memberikan layanan kesehatan gratis serta menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.
Komandan Kodaeral XII Laksamana Muda TNI Sawa mengatakan bahwa kehadiran TNI Angkatan Laut tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir sekaligus memperkuat hubungan antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat,” ujar Sawa dalam keterangannya.
Bantuan yang disalurkan meliputi 30 unit kursi roda, 26 alat bantu dengar, 14 tongkat bantu jalan, serta paket sembako bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis dari tim medis yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Sawa, program bakti sosial dan kesehatan menjadi bagian dari komitmen Kodaeral XII dalam mendukung program kemanusiaan serta membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan sosial.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi sosial, dan berbagai pihak agar manfaat kegiatan seperti ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Wilayah pesisir memiliki peran penting dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan nasional. Namun, sebagian masyarakat pesisir masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses layanan kesehatan hingga kebutuhan bantuan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Melalui kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan alat kesehatan dan kebutuhan pokok, tetapi juga mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang dapat membantu mendeteksi kondisi medis sejak dini.
Program tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kehadiran layanan kesehatan gratis juga dinilai membantu warga yang selama ini memiliki keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan.
Ke depan, Kodaeral XII berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah pesisir Kalimantan Barat sebagai bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung pembangunan sosial di kawasan pesisir dan kepulauan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
