Satu Suara Bangsa

Legislator nilai penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara langkah tepat

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

25 Agu 2026, 19.091 dibaca

Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.09

Dokumentasi Hankam
Dok. Hankam Dokumentasi Hankam

KUPANG, 25 AGUSTUS 2026 — Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh menilai rencana pemerintah menjual eks kapal perang KRI Ki Hajar Dewantara merupakan langkah yang tepat. Menurut dia, rencana tersebut bagian dari peremajaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI agar kekuatan pertahanan Indonesia tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan strategis nasional.

Penguatan Kesiapan Operasional dan Koordinasi Terpadu

“Kalau memang kapal tersebut sudah berusia tua dan biaya pemeliharaannya sangat tinggi, saya mendukung untuk dilakukan penghapusan atau penjualan. Ini bagian dari peremajaan alutsista TNI,” ucap dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat. Baca juga:DPR tindak lanjuti surpres soal penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

Legislator bidang pertahanan itu menilai, alutsista yang sudah berusia sangat tua tidak semestinya terus dipertahankan. Dia mengatakan biaya perawatan yang dibutuhkan tidak sebanding dengan kemampuan dan manfaat operasionalnya. Selain itu, penggunaan alutsista yang sudah uzur dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi prajurit.

“Kalau kemampuan operasionalnya sudah menurun dan pemeliharaannya membutuhkan biaya besar, justru harus dievaluasi. Jangan sampai dipaksakan kemudian membahayakan jiwa prajurit,” ujar Oleh Soleh. Rencana penjualan tersebut sebelumnya diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R-33 yang disampaikan kepada pimpinan DPR.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi HANKAM
HANKAM3 Sep 2026 · 16.14Oleh Budi Antoni

TMMD Tasikmalaya Bangun Jalan, Lima Rumah, dan Lima Sumur Bor

TASIKMALAYA, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyelesaikan pembangunan jalan, tembok penahan tanah, rehabilitasi rumah, dan sumur bor setelah berlangsung sel

Baca selengkapnya