Mendikdasmen Ajak Siswa Semangat Belajar dan Raih Cita Cita Saat MPLS di SD Srengseng Sawah
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.01

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengunjungi SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7/2026), untuk memberikan semangat kepada para siswa yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kunjungan tersebut dilakukan setelah sekolah itu sempat menerima ancaman teror bom pada hari pertama MPLS yang kemudian dipastikan tidak terbukti oleh aparat kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu'ti mengikuti kegiatan MPLS bersama para guru dan siswa, termasuk senam bersama serta berdialog langsung dengan peserta didik. Ia mengajak seluruh siswa memulai tahun ajaran baru dengan semangat baru dan rasa optimistis dalam menempuh pendidikan.
"Nilai rapor apa saja tidak terlalu penting. Yang penting kalian semuanya semangat untuk belajar. Selamat kembali ke sekolah dengan semangat yang baru," ujar Abdul Mu'ti.
Selain mendorong semangat belajar, Mendikdasmen juga mengingatkan pentingnya memiliki cita-cita sebagai motivasi untuk meraih masa depan. Sejumlah siswa menyampaikan impian mereka menjadi dokter, astronot, hingga polisi, yang mendapat apresiasi langsung dari Abdul Mu'ti.
Pesan ketiga yang disampaikan adalah pentingnya membiasakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, beristirahat yang cukup, dan bermasyarakat. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter dan kedisiplinan sejak usia dini.
Usai memberikan motivasi, Abdul Mu'ti berinteraksi dengan para siswa melalui berbagai kegiatan ringan, seperti berbincang mengenai makanan favorit, olahraga yang disukai, hingga makan bersama. Ia menilai suasana MPLS berlangsung ceria dan penuh antusiasme.
Mendikdasmen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MPLS, termasuk Polri, Dinas Pendidikan, guru, dan orang tua. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian turut memberikan edukasi mengenai keamanan sekolah serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Sementara itu, terkait ancaman teror bom yang sempat terjadi, kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial MY (34). Berdasarkan hasil penyelidikan, ancaman tersebut dipastikan tidak terbukti setelah penyisiran oleh Tim Gegana, Densus 88, BNPT, dan unit K9 menyatakan lingkungan sekolah aman. Polisi menyebut motif pelaku diduga berasal dari keisengan yang disertai persoalan pribadi, dan proses hukum masih terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15 kini telah kembali berlangsung normal. Momentum MPLS diharapkan menjadi awal yang positif bagi para siswa untuk belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
