Menko Pangan Zulkifli Hasan Apresiasi Peran TNI dalam Percepatan Program Ketahanan Pangan di Bengkulu
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Gresik -- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas dukungan terhadap program ketahanan pangan saat kunjungan kerja di Kota Bengkulu, awal Mei 2026. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan dalam rangka percepatan pelaksanaan program strategis nasional di sektor pangan yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat TNI.
Dalam pernyataannya, Zulkifli Hasan menegaskan peran TNI sangat penting dalam mendukung penyediaan lahan dan percepatan program di lapangan.
“Terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, termasuk penyediaan lahan. Kita berharap percepatan ini dapat berjalan optimal,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan gangguan rantai pasok.
“Kita harus bergerak bersama, tidak bisa sendiri-sendiri, agar program pangan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk memastikan implementasi program pangan berjalan efektif di daerah. Sebelumnya, pemerintah juga mendorong berbagai inisiatif seperti rembuk tani dan optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi serta kesejahteraan petani.
Secara historis, keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan bukan hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, TNI aktif dalam pendampingan petani, pembukaan lahan baru, hingga distribusi logistik pangan di wilayah terpencil. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat realisasi program sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dari sisi dampak, sinergi antara pemerintah dan TNI berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat pemanfaatan lahan tidur, serta memperluas akses petani terhadap infrastruktur pendukung. Hal ini diharapkan berkontribusi pada stabilitas harga pangan dan ketersediaan pasokan di masyarakat.
Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan pemerintah daerah, guna memastikan percepatan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Evaluasi dan pendampingan di lapangan juga akan ditingkatkan agar target swasembada pangan dapat tercapai sesuai rencana.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
