Menlu Pastikan 9 WNI Peserta Flotilla Kemanusiaan Gaza Telah Dibebaskan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta flotilla kemanusiaan menuju Jalur Gaza yang sempat ditahan Israel telah dibebaskan dan kini dalam perjalanan kembali ke tanah air.
“Sebilan WNI yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki,” ujar Sugiono dalam pernyataan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Menurut Menlu, pembebasan para WNI tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dan kerja diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia bersama berbagai pihak internasional.
“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” katanya.
Sugiono menjelaskan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengoptimalkan berbagai jalur diplomatik melalui sejumlah perwakilan RI di luar negeri, termasuk KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, serta KJRI Istanbul.
Seluruh perwakilan tersebut disebut bekerja secara intensif untuk memastikan keselamatan dan pembebasan para relawan Indonesia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga melakukan komunikasi aktif dengan berbagai otoritas dan mitra internasional, khususnya Pemerintah Turki, guna mempercepat proses pembebasan dan pemulangan para WNI.
“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” ujar Sugiono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta berbagai pihak di Indonesia, termasuk Komisi I DPR RI, atas dukungan dan arahan yang diberikan kepada Kementerian Luar Negeri dalam proses pembebasan tersebut.
Sugiono turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan dan doa bagi keselamatan para relawan kemanusiaan tersebut.
Sebelumnya, para relawan Global Sumud Flotilla dilaporkan ditahan setelah kapal mereka dicegat pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza pada awal pekan ini.
Setelah dibebaskan, para relawan kini tengah menjalani proses deportasi dan pemulangan melalui Turki sebelum kembali ke negara masing-masing, termasuk Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
