Menlu Sugiono Kecam Penyiksaan WNI oleh Pasukan Israel
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 12 Sep 2026, 13.20

JAKARTA — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mengecam keras tindakan pasukan Israel yang diduga melakukan penyiksaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) saat ditahan usai dicegat di perairan internasional dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.
Sebanyak sembilan WNI diketahui ikut dalam pelayaran Global Sumud Flotilla yang bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menembus blokade Israel.
Para relawan tersebut kemudian dicegat di perairan internasional, dibawa ke Pelabuhan Ashdod, dan diproses di pusat penahanan imigrasi Israel.
“Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,” ujar Sugiono dalam keterangan resminya, Kamis (21/5/2026) malam.
Ia menegaskan segala bentuk tindakan tidak manusiawi terhadap para relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
“Indonesia kembali menekankan bahwa segala bentuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dugaan perlakuan keras terhadap relawan yang ditahan. Dalam rekaman tersebut, beberapa relawan tampak diikat tangannya ke belakang, diseret petugas, hingga dipaksa bersujud.
Informasi dari KJRI Istanbul menyebut sejumlah WNI juga mengalami kekerasan fisik selama masa penahanan.
Saat ini, kesembilan WNI tersebut telah dibebaskan dan tiba di Istanbul, Turki, pada Kamis waktu setempat. Mereka dijadwalkan segera dipulangkan ke Indonesia setelah seluruh proses administrasi selesai.
Dalam pernyataan terpisah, Sugiono turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki serta seluruh pihak yang telah membantu proses pembebasan para WNI dari penahanan Israel.
Ia memastikan pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba di tanah air dengan selamat.
“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
