Menteri PKP ungkap pembentukan tim bersama terkait investasi Qatar
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 27 Agu 2026, 11.32

JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan adanya pembentukan tim bersama terkait rencana investasi Qatar untuk pembangunan hunian di kawasan Kampung Bandan, Jakarta. "Untuk rencana investasi di Kampung Bandan, sesuai arahan Bapak Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dibuat tim bersama antara BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar, sehingga dipastikan semua tata kelolanya benar," kata Maruarar atau akrab disapa Ara di Jakarta, Rabu.
Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan
Menurut dia, tim tersebut akan membahas dan memastikan rencana pemanfaatan lahan, kebutuhan data, skema investasi, serta aspek tata kelola lainnya dapat berjalan sesuai ketentuan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berkolaborasi dengan investor asal Qatar, Al Qilaa International Group (Al Qilaa) untuk membangun hunian vertikal guna mewujudkan 3 juta rumah untuk masyarakat.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam pencanangan pra kerja sama program Pembangunan 3 Juta Rumah di Indonesia di Jakarta, Rabu menyatakan kolaborasi itu merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset lahan KAI melalui konsep transit oriented development (TOD). Dikatakan inisiatif kemitraan itu merupakan tindak lanjut dari peluncuran proyek investasi Al Qilaa Group asal Qatar untuk membangun satu juta unit hunian vertikal dengan Kementerian PKP pada Juni lalu.
Investor asal Qatar, Al Qilaa International Group (Al Qilaa), terus menunjukkan komitmennya untuk membangun satu juta rumah di Indonesia dalam rangka mendukung program 3 Juta Rumah dari Presiden Prabowo Subianto. Rencananya, pada tahap awal akan dibangun 50.000 unit hunian di atas lahan milik PT KAI, sebagai bagian dari kawasan TOD.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
