Menteri UMKM: Pemerintah pacu realisasi bunga 8 persen PNM Mekaar
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.19

JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah tengah mempercepat upaya realisasi penurunan bunga menjadi 8 persen bagi nasabah PNM Mekaar. Menteri UMKM saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, mengatakan hal ini menyusul amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi sekitar 14 juta nasabah Mekaar dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan
“Memang ini sudah petunjuk dan perintah dari Presiden. Jadi, ya, akan kita eksekusi secepat mungkin,” kata Maman. Ia melanjutkan, salah satu upaya percepatan tersebut adalah penyiapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait subsidi penurunan bunga dari 20 persen menjadi 8 persen itu.
“Nanti PMK-nya akan keluar. Peraturan Menteri Keuangan akan disiapkan,” kata Maman. “Saya tidak berani bicara sampai detail karena, karena itu domainnya Kementerian Keuangan. Tapi secara prinsip sudah disetujui seperti itu. Konsekuensinya pasti Kementerian Keuangan harus buat Peraturan Menteri Keuangan untuk meng-coversubsidi tersebut,” imbuhnya.
Maman mengatakan, penurunan bunga dari sebelumnya 20 persen menjadi 8 persen bagi nasabah PNM Mekaar telah diputuskan pada saat rapat koordinasi antara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), BP BUMN, Kementerian UMKM, dan Danantara. Ia mengatakan bahwa formulasi penurunan bunga tersebut sudah disiapkan dan siap diimplementasikan secepat mungkin, agar nasabah PNM Mekaar yang rata-rata merupakan masyarakat berpenghasilan rendah bisa terbantu.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
