P3-TGAI 2026 Tingkatkan Irigasi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 11.09

JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menjalankan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi 2026 untuk memperbaiki jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat. Program Kementerian Pekerjaan Umum tersebut diarahkan untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
Masyarakat dilibatkan dalam pelaksanaan pekerjaan agar infrastruktur sesuai kebutuhan lahan pertanian setempat. Pendekatan partisipatif juga memberi peran kepada kelompok pengguna air dalam pengelolaan hasil pembangunan.
Pemeliharaan Infrastruktur
Jaringan irigasi yang lebih andal diharapkan membantu pengaturan pasokan air menuju sawah. Ketersediaan air menjadi bagian penting dalam menjaga jadwal tanam dan produktivitas petani.
Pemerintah meminta masyarakat menjaga dan memanfaatkan jaringan secara berkelanjutan. Pemeliharaan setelah pembangunan diperlukan agar fungsi irigasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
