Panglima TNI Agus Subiyanto Terima Penghargaan Pimred Award 2025 atas Kepemimpinan Visioner
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 21 Agu 2026, 00.57

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menerima penghargaan bergengsi Pimred Award 2025 dalam perayaan HUT ke-2 Forum Pemred Multimedia Indonesia (FPRMI) yang digelar di Ballroom Hotel Aston, Serang, Banten, pada Jumat (18/7/2025). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan kepemimpinan visioner Jenderal Agus Subiyanto dalam membawa perubahan signifikan di tubuh TNI. Dalam acara tersebut, atmosfer kebanggaan dan apresiasi terasa kental, menggambarkan kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap profesionalisme dan modernisasi institusi pertahanan negara.
Panglima TNI dinobatkan sebagai Pemimpin Visioner dalam Program Kerja, atas komitmen nyatanya dalam mempercepat reformasi struktur organisasi TNI, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat mental dan karakter prajurit, serta mengedepankan peran aktif TNI dalam isu strategis nasional seperti ketahanan pangan dan diplomasi pertahanan. Langkah-langkah konkret yang telah diambil Jenderal Agus tidak hanya berdampak secara internal, tetapi juga memperluas citra positif TNI di mata publik dan dunia internasional. Inilah yang menjadikan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi juga hasil dari kerja keras kolektif seluruh jajaran TNI.
Penghargaan ini bukan hanya milik Panglima TNI semata, melainkan bentuk apresiasi terhadap seluruh prajurit TNI yang dengan setia dan konsisten mengemban tugas negara. Dalam berbagai situasi dan kondisi, para prajurit TNI menunjukkan dedikasi tinggi, kesiapsiagaan tanpa henti, serta semangat inovatif dalam menjalankan setiap misi. Pengakuan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh elemen TNI untuk terus bertransformasi, menjawab tantangan zaman, serta memperkuat fondasi pertahanan negara yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan global.
Kegiatan HUT ke-2 FPRMI yang berlangsung selama tiga hari, dari 17 hingga 19 Juli 2025, menghadirkan sejumlah agenda penting yang memperkaya ruang dialog antara media dan institusi strategis nasional. Mulai dari Diskusi Nasional yang membahas isu kebangsaan, Wisata Jurnalistik sebagai sarana edukasi, hingga penganugerahan Pena Emas dan malam puncak Pimred Award 2025 yang menjadi sorotan utama. Kehadiran berbagai tokoh pers nasional, pejabat pemerintah, serta insan media dari seluruh penjuru Indonesia menandai pentingnya momen ini dalam mempererat kolaborasi antarlembaga.
Partisipasi aktif TNI dalam forum ini menjadi penegas bahwa sinergi antara lembaga pertahanan dan media merupakan kekuatan penting dalam membangun narasi kebangsaan yang sehat, faktual, dan penuh harapan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun optimisme. Dengan langkah yang mantap dan arah yang jelas, TNI terus bergerak maju bersama seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang lebih aman, kuat, dan bermartabat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
