Pemanfaatan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua Memberdayakan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Program Sekolah Rakyat yang dilaksanakan pemerintah kini diperluas dengan keterlibatan orang tua siswa dalam pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat bantuan sosial di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Pendekatan ini bukan hanya memberikan pendidikan bagi anak, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi keluarga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan koperasi desa.
Kementerian Sosial menyatakan bahwa keterlibatan orang tua dari hampir 16 ribu siswa Sekolah Rakyat bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan menjadi anggota koperasi, keluarga penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga dapat mengelola produk usaha, menjual hasil produksi, dan memperoleh hak atas sisa hasil usaha (SHU) koperasi.
Pemerintah menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian diperlukan untuk mempercepat pemanfaatan koperasi desa sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Skema ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 dan 9 Tahun 2025 mengenai penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan ekonomi masyarakat, menunjukkan bahwa program ini masuk dalam kebijakan nasional yang terarah dan terukur.
Pemerintah juga mendorong keluarga penerima manfaat untuk memasarkan hasil produknya melalui koperasi, sehingga koperasi menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal yang produktif. Keluarga yang memiliki produk usaha bisa langsung menjual produknya melalui Kopdes Merah Putih, memberi mereka akses pasar yang lebih luas sekaligus memberi dampak ekonomi positif dalam skala desa.
Dengan demikian, pelibatan orang tua siswa Sekolah Rakyat dalam pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua menegaskan bahwa strategi pemberdayaan keluarga tidak hanya fokus pada pendidikan anak tetapi juga keterlibatan ekonomi orang tua. Inti dari berita ini adalah program tersebut memperkuat kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat melalui keterlibatan aktif di koperasi desa, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
