Pembangunan Papua Dipercepat dari Layanan Publik hingga Sektor Pertanian
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 23 Agu 2026, 12.34

JAYAPURA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat terus mempercepat pemerataan pembangunan di Tanah Papua yang mencakup peningkatan kualitas layanan publik, fasilitas kesehatan, serta modernisasi sektor pertanian pangan, Sabtu (22/8/2026).
Pembangunan infrastruktur konektivitas jalan Trans-Papua terus dipacu untuk menekan disparitas harga barang dan mempermudah mobilisasi hasil bumi masyarakat adat.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan bibit unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani lokal di Merauke dan sekitarnya.
Penguatan Sentra Pangan Merauke
Program lumbung pangan di wilayah Papua Selatan diarahkan untuk mewujudkan swasembada padi dan jagung di kawasan timur Indonesia.
Petani lokal mendapatkan pendampingan teknis intensif guna meningkatkan produktivitas hasil panen secara berkelanjutan.
Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Selain sektor agraris, pembangunan puskesmas pembantu dan sekolah rakyat di daerah pedalaman terus diselesaikan secara bertahap.
Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat Papua menikmati hasil pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
