Pemerintah Jamin Pembiayaan Kopdes Merah Putih, Danantara Tegaskan Tak Bebani Bank Himbara
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 5 Sep 2026, 01.03

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menegaskan pembiayaan tersebut telah dirancang agar tidak menimbulkan risiko berlebihan bagi bank-bank BUMN. Menurutnya, kredit yang disalurkan Himbara kepada Kopdes Merah Putih mendapatkan jaminan pemerintah melalui Menteri Keuangan.
“Jadi, banyak yang bilang nanti Himbara akan terdampak. Nggak ada hubungannya, karena Himbara memegang jaminan,” ujar Dony di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Jaminan Pemerintah Jadi Mitigasi Risiko
Dony menjelaskan keberadaan jaminan pemerintah menjadi instrumen mitigasi terhadap risiko kredit yang dihadapi Himbara dalam mendukung pembiayaan Kopdes Merah Putih.
“Waktu kita memberikan kredit, ya, itu memang kredit itu dijamin oleh Menteri Keuangan,” katanya.
Karena itu, ia membantah kekhawatiran bahwa penyaluran pembiayaan kepada koperasi berpotensi menyebabkan bank-bank BUMN mengalami gagal bayar atau tekanan keuangan akibat program tersebut.
“Buat Himbara, supaya teman-teman yang di luar juga memahami, tidak ada risikonya buat Himbara, karena Himbara memegang jaminan tertulis,” ujar Dony.
Modal hingga Rp3 Miliar per Gerai
Melalui skema tersebut, setiap gerai Kopdes Merah Putih dapat memperoleh fasilitas pembiayaan hingga Rp3 miliar. Modal tersebut menjadi bagian dari dukungan untuk membangun dan mengembangkan aktivitas ekonomi koperasi di tingkat desa.
Dony menekankan bahwa pembiayaan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, menurut dia, pembiayaan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui koperasi.
Keberadaan akses pembiayaan diharapkan memberikan ruang bagi Kopdes Merah Putih untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal.
Tata Kelola Tetap Menjadi Kunci
Dengan adanya jaminan pemerintah, risiko bagi bank penyalur dapat dimitigasi. Namun, keberhasilan program secara keseluruhan tetap akan ditentukan oleh penggunaan pembiayaan secara produktif, tata kelola koperasi, serta kemampuan usaha Kopdes Merah Putih memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Skema pembiayaan hingga Rp3 miliar per gerai tersebut pada akhirnya diharapkan tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi desa dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari aktivitas koperasi secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
