Satu Suara Bangsa

Pemprov NTB Wujudkan Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Mataram Nusa Tenggara Barat

Budi Antoni

Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa

6 Agu 2025, 15.36119 dibaca

Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Pemprov NTB Wujudkan Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Mataram Nusa Tenggara Barat
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Pemprov NTB Wujudkan Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Mataram Nusa Tenggara Barat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak di wilayah tersebut. Dengan memastikan pemenuhan gizi anak sejak usia sekolah dasar, program ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi sehat, cerdas, dan produktif. Hingga awal Agustus 2025, sebanyak 66 titik layanan gizi telah beroperasi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan asupan bergizi setiap hari.

Manfaat utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan daya tahan tubuh anak-anak. Anak-anak yang mendapatkan asupan makanan sehat dan seimbang terbukti memiliki kemampuan belajar yang lebih baik dan risiko kesehatan yang lebih rendah. Program MBG menjawab kebutuhan ini secara langsung, bukan hanya dengan makanan gratis, tetapi juga dengan standar gizi yang terukur. Gizi yang terpenuhi sejak dini akan mengurangi risiko stunting, kekurangan zat besi, dan penyakit akibat kekurangan nutrisi lainnya.

Selain berdampak pada anak-anak, program ini juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Dengan melibatkan dapur komunitas dan tenaga kerja lokal, MBG mendorong terbukanya lapangan kerja baru di sektor pengadaan bahan pangan dan pengolahan makanan. Pemerintah juga mengupayakan agar bahan pokok diperoleh dari petani dan pelaku usaha lokal, sehingga perputaran ekonomi daerah tetap terjaga dan berkelanjutan.

Manfaat lainnya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, sekolah, dan keluarga, program ini mendorong pola pikir baru bahwa makanan bukan hanya untuk kenyang, tetapi juga untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bahkan menyebut program ini sebagai perjuangan modern dalam membangun bangsa, dari dapur ke ruang kelas, dari sendok ke masa depan anak-anak.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi NASIONAL
NASIONAL8 Sep 2026 · 17.00Oleh Budi Antoni

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta

JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

Baca selengkapnya
Dokumentasi NASIONAL
NASIONAL6 Sep 2026 · 14.19Oleh Budi Antoni

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada

JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

Baca selengkapnya