Pemprov NTB Wujudkan Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Mataram Nusa Tenggara Barat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak di wilayah tersebut. Dengan memastikan pemenuhan gizi anak sejak usia sekolah dasar, program ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi sehat, cerdas, dan produktif. Hingga awal Agustus 2025, sebanyak 66 titik layanan gizi telah beroperasi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan asupan bergizi setiap hari.
Manfaat utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan daya tahan tubuh anak-anak. Anak-anak yang mendapatkan asupan makanan sehat dan seimbang terbukti memiliki kemampuan belajar yang lebih baik dan risiko kesehatan yang lebih rendah. Program MBG menjawab kebutuhan ini secara langsung, bukan hanya dengan makanan gratis, tetapi juga dengan standar gizi yang terukur. Gizi yang terpenuhi sejak dini akan mengurangi risiko stunting, kekurangan zat besi, dan penyakit akibat kekurangan nutrisi lainnya.
Selain berdampak pada anak-anak, program ini juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Dengan melibatkan dapur komunitas dan tenaga kerja lokal, MBG mendorong terbukanya lapangan kerja baru di sektor pengadaan bahan pangan dan pengolahan makanan. Pemerintah juga mengupayakan agar bahan pokok diperoleh dari petani dan pelaku usaha lokal, sehingga perputaran ekonomi daerah tetap terjaga dan berkelanjutan.
Manfaat lainnya adalah tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, sekolah, dan keluarga, program ini mendorong pola pikir baru bahwa makanan bukan hanya untuk kenyang, tetapi juga untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bahkan menyebut program ini sebagai perjuangan modern dalam membangun bangsa, dari dapur ke ruang kelas, dari sendok ke masa depan anak-anak.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
