Perkuat Keamanan dan Dorong Ekonomi Lokal, Menhan RI Tinjau Brigif dan Yonif di Dompu
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 09.37

Dompu – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Markas Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (7/2/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan personel satuan teritorial pembangunan yang baru dibentuk.
Pembangunan Brigif TP 31/Perisai Sakti berdiri di atas lahan seluas sekitar 30 hektare, sementara Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa menempati lahan sekitar 50 hektare. Kedua satuan tersebut dirancang untuk menampung kurang lebih 800 personel TNI Angkatan Darat yang telah mulai menempati lokasi sejak November 2025.
Dalam arahannya, Sjafrie menegaskan bahwa pembangunan Brigif dan Yonif merupakan bagian dari strategi Kementerian Pertahanan dalam memperkuat pertahanan wilayah, khususnya di Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu. Namun, ia menekankan bahwa kehadiran TNI tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Ia meminta para prajurit membangun hubungan yang harmonis dengan warga dan turut berperan dalam mendukung sektor-sektor produktif daerah seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut akan membantu mendorong perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
“Keberadaan kalian di sini agar rakyat bisa aman dan juga nyaman. Jangan pernah sekali-sekali menyakiti hati rakyat. TNI harus bermanfaat untuk rakyat,” tegas Sjafrie di hadapan para prajurit.
Lebih lanjut, Menhan RI mengingatkan bahwa TNI berasal dari rakyat dan memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi keselamatan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas dan sarana pertahanan yang digunakan oleh TNI bersumber dari dana rakyat. Karena itu, pengabdian prajurit harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kedisiplinan dalam bertugas.
“Kedatangan saya untuk memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh prajurit agar selalu bekerja dan menjaga kepentingan rakyat. Selamat bertugas dan selamat berjuang, jaga disiplin dan semangat sebagai prajurit muda,” pungkasnya.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan makan bersama seluruh prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa sebagai bentuk kebersamaan serta dukungan moril kepada personel yang bertugas di wilayah Dompu.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
