Prabowo akan luncurkan PLTS 100 GWp di Bali untuk perkuat kemandirian energi
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 4 Sep 2026, 11.07

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa, menyampaikan peluncuran PLTS 100 Gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air, yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan
"Presiden telah menginstruksikan agar pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan diselesaikan pada 2029, dengan efisiensi biaya listrik diperkirakan mencapai Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD)," katanya. Langkah itu diambil mengingat Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru mencapai sekitar 1,5 GWp.
Program itu akan dibangun bertahap, yaknj tahap I sebanyak 17 GWp, tahap II 18 GWp, dan tahap III 30 GWp. Sepanjang 2025, kata Mensesneg, pemerintah telah membangun 15 pembangkit energi baru terbarukan (EBT), terbagi atas 12 PLTS dan tiga pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) senilai Rp103,3 miliar, yang melayani 1.831 kepala keluarga dan 131 fasilitas umum.
Baca juga:Airlangga: RI prioritaskan transformasi industri berbasis tenaga surya Prasetyo mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pembangunan berlanjut di 39 lokasi PLTS Terpadu wilayah 3T untuk 4.259 rumah tangga senilai Rp450,2 miliar dan tiga lokasi PLTMH untuk 464 rumah tangga senilai Rp50,4 miliar.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
