Prabowo Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan, Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 15 Agu 2026, 17.08

GORONTALO – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo untuk menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Kehadiran Presiden dalam forum nasional tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian, perikanan, serta mewujudkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Penas Petani dan Nelayan menjadi wadah strategis yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah dalam membangun kolaborasi menuju sektor pangan yang lebih maju dan berdaya saing.
Berbagai agenda penting digelar dalam kegiatan ini, mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, pengembangan sektor perikanan, dialog bersama pemangku kepentingan, hingga penguatan jejaring kemitraan usaha yang mendukung peningkatan produktivitas nasional.
Partisipasi langsung Presiden menunjukkan bahwa pembangunan sektor pangan tidak hanya menjadi program pemerintah pusat, tetapi juga gerakan nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tengah memperkuat produksi pangan domestik, hilirisasi sektor pertanian, pengembangan lumbung pangan nasional, hingga pemberdayaan petani dan nelayan di berbagai daerah.
Penas XVII juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi produksi, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, dan ketidakpastian ekonomi dunia, penguatan sektor pertanian dan perikanan dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional. Karena itu, pemerintah terus mendorong transformasi sektor pangan melalui modernisasi pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta peningkatan investasi di sektor produksi pangan.
Kehadiran Presiden Prabowo pada Puncak Penas Petani dan Nelayan XVII diharapkan semakin memperkuat semangat para pelaku sektor pangan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan memperkokoh ketahanan pangan nasional sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
