Prabowo tegaskan negara hadir hadapi bencana dan karhutla
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.17

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah hadir melalui langkah terpadu dalam menghadapi bencana gempa bumi dan kondisi iklim ekstrem, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kita bersyukur, saya sudah keliling ke beberapa tempat, saya cek sendiri, syukur alhamdulillah semua unsur, pemerintah daerah, kementerian-kementerian lembaga, TNI Polri, BNPB, lingkungan hidup, kementerian-kementerian kehutanan, semua bekerja secara efektif,” kata Presiden dikutip di Jakarta, Selasa.
Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan
Dalam sambutannya pada Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Presiden mengatakan penanganan karhutla di sejumlah wilayah dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas sektor serta didukung pengerahan sumber daya dalam jumlah besar. “Karena kita telah kerahkan kekuatan yang sangat besar, kita telah menunjukkan negara kita kuat, kita sekarang mengerahkan puluhan helikopter, belasan pesawat, berbagai teknik, ratusan bor air, ratusan pompa air, ribuan personel,” tuturnya.
Menurut Presiden, pengerahan kekuatan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus memastikan kondisi kebakaran di sejumlah wilayah dapat segera dikendalikan. Presiden Prabowo optimistis penanganan karhutla di berbagai wilayah dapat diselesaikan dalam waktu dekat setelah pemerintah mengerahkan berbagai sumber daya untuk mengatasi kebakaran.
“Sekarang saya kira sudah mulai teratasi, termitigasi, di beberapa tempat saya kira saya berharap dalam satu dua minggu ini bisa selesai semua,” ungkapnya. Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh jajaran yang terlibat dalam penanganan bencana dan kondisi iklim ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
