Satgas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Perbatasan di Belu
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 28 Jul 2026, 00.18

Pos Auren Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Keliling untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
BELU – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Auren menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah perbatasan.
Pelayanan kesehatan keliling tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Personel kesehatan Pos Auren memberikan berbagai layanan pemeriksaan, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi fisik umum, hingga konsultasi dan edukasi kesehatan kepada warga.
Komandan Pos (Danpos) Auren, Letda Arm Hafidz, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan cepat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Hafidz.
Menurutnya, pelayanan kesehatan keliling juga menjadi sarana untuk mendeteksi secara dini berbagai keluhan kesehatan yang dialami masyarakat. Dengan pemeriksaan rutin, warga dapat memperoleh penanganan lebih cepat sebelum kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.
Selain memberikan layanan pemeriksaan, personel kesehatan Satgas juga menyampaikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit yang umum terjadi di wilayah pedesaan dan perbatasan.
Wilayah perbatasan sering menghadapi tantangan dalam akses layanan kesehatan karena faktor geografis dan keterbatasan fasilitas medis. Kehadiran layanan kesehatan bergerak seperti yang dilakukan Satgas Pamtas menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Warga Desa Alas Selatan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran personel Satgas tidak hanya berperan menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perbatasan, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui pendekatan humanis dan pelayanan langsung, Satgas berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ke depan, Pos Auren berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat perbatasan serta memperluas akses pelayanan kesehatan di wilayah yang masih terbatas fasilitas medisnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
