Sekolah Rakyat Jepara Siap Beroperasi Dukung Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Prasejahtera
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 5 Agu 2026, 10.14

Sekolah Rakyat Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara merupakan bagian dari Paket Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 2 yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Tengah. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan pelaksana proyek Adhi-Minarta KSO dan didukung anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat.
"Sekolah Rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan," ujar Dody Hanggodo.
Dilengkapi Fasilitas Pendidikan Terpadu
Sekolah Rakyat Jepara dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, antara lain gedung SD, SMP, dan SMA, gedung serbaguna, masjid dan tempat ibadah, asrama putra dan putri, rumah susun guru, dapur, kantin, guest house, lapangan upacara, running track, lapangan sepak bola, serta lapangan basket.
Berdasarkan hasil rekapitulasi progres pembangunan, fasilitas tersebut telah dapat difungsikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Saat ini Kementerian PU masih menyelesaikan tahap akhir berupa pekerjaan finishing serta pengecekan arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) agar seluruh sarana siap digunakan secara optimal.
Dukung Peningkatan Kualitas SDM
Dody Hanggodo mengatakan penyediaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.
"Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045," kata Dody.
Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan melalui pembangunan sumber daya manusia.
Dampak bagi Masyarakat
Kehadiran Sekolah Rakyat Jepara diharapkan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik. Infrastruktur pendidikan yang lengkap juga diharapkan mendukung proses pembelajaran yang optimal sekaligus memperkuat upaya pemerintah menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
Tindak Lanjut Pemerintah
Kementerian Pekerjaan Umum akan menuntaskan seluruh pekerjaan finishing, pengecekan sistem bangunan, dan penataan kawasan sebelum pelaksanaan MPLS pada 20 Agustus 2026. Pemerintah juga akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
