Sinergitas TNI AL dan BBKSDA Papua Barat Daya Gagalkan Penyelundupan Kayu Gaharu dan Satwa Dilindungi
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 1 Agu 2026, 18.51

SORONG — Tim Patroli Pengamanan Pelni yang terdiri dari personel Denintel dan Pomal Kodaeral XIV Sorong bersama Polisi Kehutanan dan PPPK Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat Daya berhasil menggagalkan penyelundupan kayu gaharu serta mengamankan satwa dilindungi di Pelabuhan Umum Pelindo Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (14/5/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas menyita satu ekor burung Kasturi Kepala Hitam yang termasuk satwa dilindungi serta lima koper berisi kayu gaharu dengan total berat sekitar 117 kilogram yang ditemukan di atas KM Sinabung.
Pengungkapan kasus bermula sekitar pukul 03.25 WIT saat Tim Patroli Pengamanan Pelni melaksanakan pemeriksaan area dermaga dan pengawasan aktivitas bongkar muat serta barang bawaan penumpang sebelum melanjutkan pemeriksaan ke dalam kapal.
Saat melakukan pemeriksaan di dek 5 KM Sinabung, petugas mencurigai lima koper besar yang disimpan di bawah tempat tidur penumpang nomor 5018. Setelah diperiksa, koper tersebut diketahui berisi kayu gaharu tanpa dokumen resmi dan tidak diketahui pemiliknya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, koper tersebut diduga dititipkan kepada salah satu penumpang kapal untuk dibawa keluar dari wilayah Sorong.
Selanjutnya sekitar pukul 04.20 WIT, tim kembali melakukan pemeriksaan di dek 4 dan menemukan satu ekor burung Kasturi Kepala Hitam yang disembunyikan di dalam jerigen tanpa identitas pemilik.
Setelah KM Sinabung melanjutkan pelayaran menuju Bacan, Ternate, Bitung, Banggai, Bau-Bau, Makassar, hingga Surabaya, seluruh barang temuan kemudian dibawa ke kantor Bidang KSDA Wilayah I Sorong untuk dilakukan pemeriksaan, penghitungan, dan identifikasi lebih lanjut.
Komandan Kodaeral XIV Sorong, Djatmoko, mengapresiasi keberhasilan Tim Patroli Pengamanan Pelni yang dinilai sebagai bentuk nyata sinergitas antara TNI Angkatan Laut dan BBKSDA Papua Barat Daya dalam menjaga kelestarian sumber daya alam Indonesia.
Ia menegaskan TNI AL melalui Kodaeral XIV Sorong berkomitmen mendukung upaya pencegahan penyelundupan satwa dilindungi, kayu gaharu, maupun berbagai komoditas ilegal lainnya di wilayah perairan Indonesia Timur.
“Tindakan ini merupakan bagian dari tugas menegakkan hukum dan keamanan di laut,” tegasnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
