SPPG Desa Kombangan: Sinergi Gizi dan Ekonomi Desa untuk Masa Depan Bangkalan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 13 Agu 2026, 07.23

Peresmian Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) di Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Provinsi Jawa Timur, oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menunjukkan visi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara yang ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan Dapur MBG Jaya Barokah ini dihadiri oleh aparat pemerintah daerah, termasuk Forkopimda, kepala OPD, camat, kelompok tani, dan masyarakat penerima manfaat.
Masih menurut Bupati Lukman, tujuan pembangunan SPPG tak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa. Ia menegaskan: “Petani harus menjadi bagian penting dalam rantai pasok program ini. Dengan begitu, program makan bergizi gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.”.
Dapur MBG Jaya Barokah yang dibuka di Desa Kombangan menargetkan 4.000 penerima manfaat, dan hingga Agustus 2025, sebanyak 3.182 orang telah dilayani—termasuk warga Desa Kombangan dan Desa Kampak. Selain itu, Bangkalan kini memiliki lima SPPG tersebar di lokasi strategis seperti Kodim, Kampung Bungsang, dan Desa Bumianyar, yang memperluas akses bagi anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Respon positif datang langsung dari masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Siti Maryam (45), mengungkapkan kelegaan atas kehadiran MBG: “Anak saya sekarang setiap hari mendapat menu yang sehat dan lengkap. Kami merasa sangat terbantu, apalagi harga bahan pokok juga semakin naik.”. Kata-katanya mewakili banyak keluarga yang kini merasakan manfaat dari distribusi makanan bergizi ini.
Peresmian SPPG Desa Kombangan oleh Bupati Lukman Hakim bukan hanya administrasi semata, tetapi bukti nyata bagaimana MBG dapat membumikan ketahanan pangan dan ekonomi desa. Dengan memberdayakan petani lokal, memperluas jangkauan penerima manfaat, dan menjaga kualitas gizi, program ini menjawab kebutuhan gizi sekaligus merajut kesejahteraan. Keberlangsungan program ini bergantung pada kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta—menciptakan generasi sehat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Bangkalan.
#SPPGKombangan #GiziUntukSemua #EkonomiDesaBangkit #MBGBangkalan #KetahananPanganLokal #GenerasiSehatHebat #SinergiPemerintahMasyarakat
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
