Survei TMMD 2027 di Brebes Dipercepat, TNI dan Pemkab Pastikan Program Tepat Sasaran
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 15.53

BREBES – TNI bersama Pemerintah Kabupaten Brebes mempercepat survei lapangan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahun Anggaran 2027 di Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Rabu (1/4/2026), guna memastikan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat serta tepat sasaran.
Camat Banjarharjo Nanang Raharjo menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, survei menjadi tahapan krusial untuk menentukan prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat desa. “Melalui survei ini, kita ingin memastikan program TMMD 2027 benar-benar tepat sasaran. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pembangunan di wilayah Banjarharjo semakin optimal,” ujarnya.
Kepala Desa Parereja Tuti Nurjanah menyampaikan dukungan penuh dari masyarakat terhadap program tersebut. Ia menilai TMMD menjadi peluang besar untuk memperbaiki infrastruktur desa yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak. “Kami siap bergotong royong bersama TNI demi kemajuan desa. Program ini sangat dinantikan warga karena akan membawa perubahan nyata,” katanya.
Survei dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, di antaranya personel Kodim 0713/Brebes dan Koramil 14 Banjarharjo, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Brebes seperti Dinpermades, Baperlitbangda, tenaga ahli kabupaten, hingga Dinas Pekerjaan Umum. Tim meninjau kondisi geografis wilayah sekaligus menentukan titik sasaran kegiatan fisik maupun nonfisik.
Program TMMD merupakan salah satu program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang telah berjalan sejak lama sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Fokus kegiatan umumnya meliputi pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Dari sisi dampak, pelaksanaan TMMD diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui budaya gotong royong. Infrastruktur yang lebih baik juga berpotensi memperlancar distribusi barang dan jasa di daerah terpencil.
Hasil survei ini akan menjadi dasar penyusunan proposal dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai tahapan perencanaan lanjutan. Pemerintah daerah bersama TNI akan menindaklanjuti hasil tersebut untuk memastikan pelaksanaan TMMD Sengkuyung 2027 berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
