Target 90 Hari, TNI Siap Bantu Bangun Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Kediri Jika Lahan Disiapkan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 21 Agu 2026, 01.44

KEDIRI – Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, menegaskan kesiapan TNI untuk mempercepat pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di wilayah Kota Kediri. Komitmen tersebut disampaikan saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan pada Minggu (23/2/2026).
Langkah percepatan ini menjadi sorotan karena hingga kini belum ada satu pun bangunan permanen KKMP yang berdiri di wilayah Kota Kediri, berbeda dengan Kabupaten Kediri yang lebih dulu menjalankan pembangunan fasilitas koperasi tersebut.
“Mohon doa restunya, kami akan melakukan percepatan pembangunan koperasi merah putih di wilayah kota seperti yang sudah kami lakukan di Kabupaten Kediri,” ujar Dandim saat menghadiri tasyakuran di Koperasi Merah Putih Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih.
Menurutnya, percepatan pembangunan KKMP sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menargetkan penyelesaian program dalam waktu sekitar 90 hari.
Kendala Lahan Jadi Tantangan Utama
Pemerintah Kota Kediri mengakui pembangunan menghadapi hambatan serius berupa keterbatasan lahan. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan sebagian besar wilayah kota masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sehingga tidak dapat dialihfungsikan untuk pembangunan non-pertanian.
Padahal secara administratif, sebanyak 46 KKMP di Kota Kediri telah mengantongi izin pendirian dan berbadan hukum. Namun dari jumlah tersebut, baru tiga koperasi yang memiliki bangunan permanen, seluruhnya berdiri di atas lahan aset milik pemerintah daerah.
Skema Gerai Bersama Jadi Solusi
Untuk mengatasi keterbatasan lahan, Pemkot Kediri menggagas skema penggunaan fasilitas bersama. Dalam konsep ini, satu gerai KKMP direncanakan dapat dimanfaatkan oleh lima hingga enam koperasi sekaligus, sehingga kebutuhan infrastruktur tetap terpenuhi tanpa melanggar aturan tata ruang.
Menanggapi skema tersebut, Dandim menegaskan satuan komando kewilayahan siap bergerak cepat membantu pembangunan begitu lahan tersedia dan dipastikan tidak berada di kawasan LP2B.
“Bila Pemkot sudah menyiapkan lahannya, kami langsung bergerak melakukan percepatan pembangunan. Selama lahannya siap dan tidak masuk LP2B, kami siap bangun,” tegasnya.
Dorong Ekonomi Masyarakat
Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mempercepat realisasi fasilitas permanen bagi koperasi yang telah berbadan hukum. Kehadiran bangunan KKMP dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan, memperluas aktivitas usaha, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, program Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat kemandirian warga Kota Kediri.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
