TMMD ke-128 Bengkalis Rampung 100 Persen, Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga Tuntas
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 15 Sep 2026, 09.37

BENGKALIS — Program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi menuntaskan seluruh target pembangunan fisik dan nonfisik di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Berdasarkan laporan pelaksanaan di lapangan, seluruh pekerjaan telah mencapai progres 100 persen. Program tersebut dinilai memberi dampak nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Kegiatan TMMD ke-128 difokuskan di tiga desa di Kecamatan Pinggir, yakni Desa Buluh Apo, Desa Tengganau, dan Desa Balai Pungut.
Pekerjaan fisik yang dilaksanakan meliputi peningkatan dan pengerasan jalan, pembangunan drainase, rehabilitasi rumah tidak layak huni, rehabilitasi musala, perbaikan fasilitas MCK, hingga pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menyasar pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi sosial kemasyarakatan.
Kepala Staf Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan mengatakan pelaksanaan TMMD difokuskan membantu masyarakat prasejahtera melalui pemerataan pembangunan fasilitas umum dan bantuan sosial.
“Kehadiran program TMMD memberikan dampak nyata bagi masyarakat pedesaan. Program ini tidak sekadar menghadirkan hunian yang layak dan nyaman, tetapi juga membuka akses jalan baru yang aman sehingga mempermudah mobilitas perekonomian warga di lokasi sasaran,” ujar Rudi dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra yang hadir mewakili Bupati Bengkalis menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-128.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadi langkah konkret dalam mempercepat pembangunan di wilayah pelosok yang membutuhkan perhatian lebih.
Rangkaian penutupan TMMD juga diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa sarana air bersih, kunci rumah layak huni, serta bantuan tali asih kepada masyarakat.
Selain itu, panitia turut menggelar bazar murah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias warga di lokasi kegiatan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
