TNI AL Gagalkan Penyelundupan Belasan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Sorong
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 13 Sep 2026, 11.08

SORONG – Tim Gabungan Pengamanan Pelabuhan Pelni Kodaeral XIV Sorong yang terdiri dari personel Denintel, Pomal Kodaeral XIV, dan Satgas Pusintelal berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa liar dilindungi di atas KM Gunung Dempo saat kapal sandar di Pelabuhan Sorong, Sabtu (11/7/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyelamatkan 12 ekor satwa dilindungi, terdiri atas 1 ekor Nuri Bayan, 2 ekor Pitohoi, 2 ekor Jagal Papua, dan 7 ekor Nuri Masda. Satwa-satwa tersebut ditemukan disembunyikan di samping cerobong asap pada Deck 7 kapal tanpa diketahui pemiliknya dan diduga akan diperdagangkan secara ilegal ke luar wilayah Papua Barat Daya.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil patroli dan pemeriksaan intensif yang dilakukan Tim Gabungan Kodaeral XIV terhadap barang bawaan penumpang sebagai bagian dari upaya mencegah penyelundupan satwa liar yang dilindungi.
Seluruh satwa yang berhasil diamankan kemudian diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah I Sorong untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan kesehatan, serta penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan konservasi.
Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut berkomitmen mendukung pengawasan serta penegakan hukum terhadap praktik perdagangan satwa liar yang mengancam kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.
"Tindakan ini merupakan bagian dari bentuk sinergitas dengan aparat terkait dalam upaya menegakkan hukum dan keamanan di laut," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara TNI AL dan instansi terkait dalam menjaga kekayaan hayati nasional dari praktik perdagangan ilegal yang merugikan negara dan mengancam keberlangsungan spesies endemik.
Laksamana Muda TNI Djatmoko juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas, sekaligus mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan perdagangan maupun penyelundupan satwa dilindungi.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan sinergi lintas instansi, TNI AL bersama aparat terkait berkomitmen memperkuat perlindungan terhadap satwa liar Indonesia, menjaga kelestarian ekosistem, serta mencegah praktik perdagangan ilegal yang dapat mengancam keanekaragaman hayati nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TMMD Tasikmalaya Bangun Jalan, Lima Rumah, dan Lima Sumur Bor
TASIKMALAYA, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyelesaikan pembangunan jalan, tembok penahan tanah, rehabilitasi rumah, dan sumur bor setelah berlangsung sel

Prajurit TNI AD Siaga Penuh Kawal Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Warga
PONTIANAK, 26 AGUSTUS 2026 — Jajaran prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyiagakan ribuan personel pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana di posko-posko terpadu guna memberikan pertolongan

Kemenko Polkam Perkokoh Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Keamanan dan Kedaulatan Nasional
JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia memperkokoh soliditas dan sinergi operasional antara jajaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Re
