TNI dan Masyarakat Bangun Gereja di Pegunungan Bintang, Wujud Toleransi dan Kebersamaan di Papua
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Agu 2026, 01.03

Pegunungan Bintang – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di wilayah pedalaman Papua. Prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu membangun tempat ibadah yang lebih layak bagi warga di Kampung Tomka, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Pembangunan gereja tersebut dilakukan oleh Koops Swasembada melalui Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT bersama masyarakat setempat. Kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di daerah terpencil.
Selama ini, warga Kampung Tomka hanya menggunakan bangunan darurat sebagai tempat beribadah. Kondisinya yang sederhana dan kapasitas yang terbatas membuat sebagian jemaat harus berdiri di luar, terutama saat perayaan hari besar keagamaan.
Melihat kondisi tersebut, prajurit TNI bersama warga kemudian memulai pembangunan dan renovasi gereja agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong, di mana prajurit dan masyarakat bekerja bersama untuk mewujudkan rumah ibadah yang lebih layak.
Berkat kerja sama tersebut, gereja yang sebelumnya hanya mampu menampung puluhan jemaat kini telah berubah menjadi tempat ibadah yang lebih luas dan representatif, sehingga dapat menampung ratusan orang.
Peresmian Gereja Okbon sendiri telah dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026, dan dihadiri oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, S.I.P.
Pendeta Kampung Tomka, Wilson Kahang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan TNI kepada masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur. Bagi kami, TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat di sini. Terima kasih kepada Bapak TNI yang telah membantu menyediakan tempat ibadah yang layak bagi kami untuk berdoa,” ujarnya.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat Papua diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memperkuat kebersamaan, toleransi, serta membangun masa depan Papua yang lebih damai dan sejahtera.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny
