TNI Kerahkan 14 Ribu Prajurit Padamkan Karhutla di Wilayah Rawan
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 4 Sep 2026, 11.09

JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Mabes TNI telah mengerahkan sedikitnya 14 ribu prajurit untuk memperkuat satgas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah rawan bencana, Jumat (21/8/2026).
Prajurit diterjunkan ke garis depan pemadaman lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan guna menghentikan rembetan api bawah tanah.
Pengerahan pasukan ini dibekali dengan sarana pompa air bertekanan tinggi dan peralatan pelindung pernapasan standar.
Pemadaman Darat di Lahan Gambut
Asisten Operasi Panglima TNI menegaskan pasukan di lapangan bekerja nonstop bersama BPBD dan kepolisian untuk memutus jalur api.
Upaya pembasahan lahan dilakukan secara mendalam hingga ke lapisan tanah terdalam agar bara api tidak kembali menyala saat tertiup angin kencang.
Perlindungan Kualitas Udara Masyarakat
Fokus operasi pemadaman diarahkan untuk melindungi kawasan permukiman warga dari ancaman paparan kabut asap berbahaya.
TNI berkomitmen menjaga kestabilan lingkungan hingga musim kemarau berakhir.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TMMD Tasikmalaya Bangun Jalan, Lima Rumah, dan Lima Sumur Bor
TASIKMALAYA, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyelesaikan pembangunan jalan, tembok penahan tanah, rehabilitasi rumah, dan sumur bor setelah berlangsung sel

Prajurit TNI AD Siaga Penuh Kawal Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Warga
PONTIANAK, 26 AGUSTUS 2026 — Jajaran prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyiagakan ribuan personel pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana di posko-posko terpadu guna memberikan pertolongan

Kemenko Polkam Perkokoh Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Keamanan dan Kedaulatan Nasional
JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia memperkokoh soliditas dan sinergi operasional antara jajaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Re
