TNI Siagakan 66.510 Personel Gabungan Antisipasi Karhutla Nasional
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 2 Sep 2026, 02.13

JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Markas Besar TNI menyiagakan total 66.510 personel gabungan di seluruh wilayah Indonesia guna mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (22/8/2026).
Kesiapsiagaan berskala nasional ini melibatkan prajurit TNI AD, AL, dan AU yang terintegrasi dengan satgas pencegahan karhutla daerah.
Personel disebar ke provinsi-provinsi rawan seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Strategi Pencegahan dan Deteksi Dini
Mabes TNI menyiapkan sarana pendukung pemadaman darat berupa pompa jinjing, selang air, serta peralatan pembasahan gambut.
Patroli terpadu bersama Manggala Agni dan masyarakat peduli api dilakukan secara intensif pada titik-titik koordinat rawan api.
Dukungan Alutsista Udara
Selain pasukan darat, TNI menyiapkan pesawat intai dan helikopter angkut untuk mempermudah mobilitas pasukan ke lokasi terpencil.
Langkah antisipatif ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko kabut asap dan melindungi kelestarian lingkungan hidup nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TMMD Tasikmalaya Bangun Jalan, Lima Rumah, dan Lima Sumur Bor
TASIKMALAYA, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menyelesaikan pembangunan jalan, tembok penahan tanah, rehabilitasi rumah, dan sumur bor setelah berlangsung sel

Prajurit TNI AD Siaga Penuh Kawal Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Warga
PONTIANAK, 26 AGUSTUS 2026 — Jajaran prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyiagakan ribuan personel pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana di posko-posko terpadu guna memberikan pertolongan

Kemenko Polkam Perkokoh Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Keamanan dan Kedaulatan Nasional
JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia memperkokoh soliditas dan sinergi operasional antara jajaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Re
