Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Dikebut, Sejumlah Ruas Sudah Beroperasi dan Konstruksi Tahap I Hampir Rampung
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 15 Sep 2026, 14.31

YOGYAKARTA – Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo terus menunjukkan progres signifikan. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) tersebut ditargetkan memperkuat konektivitas antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan sektor pariwisata.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum per 22 Mei 2026, sejumlah paket pekerjaan pada Tahap I telah memasuki tahap akhir konstruksi dan sebagian ruas sudah beroperasi. Ruas Kartasura–Klaten serta Klaten–Prambanan menjadi bagian yang telah dibuka untuk mendukung kelancaran lalu lintas di koridor Solo–Yogyakarta.
“Berdasarkan progres per 22 Mei 2026, sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap akhir konstruksi, khususnya pada ruas Kartasura–Klaten dan Klaten–Prambanan,” tulis BPJT dalam keterangan resminya.
Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA dibagi dalam tiga tahap. Tahap I mencakup ruas Kartasura–Purwomartani, Purwomartani–Maguwoharjo, dan Trihanggo–Junction Sleman. Tahap II meliputi Junction Sleman–Purworejo, sedangkan Tahap III menghubungkan Maguwoharjo–Trihanggo.
Data terbaru menunjukkan progres konstruksi Tahap I terus bergerak maju. Paket 1.1 ruas Kartasura–Klaten dan Paket 1.2A ruas Klaten–Prambanan telah beroperasi. Sementara itu, Paket 1.2B ruas Prambanan–Purwomartani telah mencapai progres 95,28 persen. Adapun Paket 2.1A ruas Purwomartani–Maguwoharjo mencatat progres 39,52 persen dan Paket 2.1B ruas Junction Sleman–Trihanggo telah mencapai 80,74 persen.
BPJT menyebut proyek ini dirancang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih terintegrasi antara Solo, Yogyakarta, dan Kulon Progo. Kehadiran jalan tol tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan serta meningkatkan efisiensi transportasi barang dan jasa di wilayah selatan Pulau Jawa.
“Proyek ini akan meningkatkan efisiensi waktu tempuh perjalanan, mendukung kelancaran arus mobilitas manusia dan barang, serta memperkuat jaringan logistik regional,” tulis BPJT.
Secara historis, koridor Solo–Yogyakarta merupakan salah satu jalur dengan tingkat mobilitas tertinggi di Indonesia karena menghubungkan dua pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Selain itu, keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) di Kulon Progo menciptakan kebutuhan akses transportasi yang lebih cepat dan andal guna mendukung pergerakan penumpang maupun logistik.
Pembangunan jalan tol ini juga diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor Solo–Yogyakarta–Kulon Progo. Dengan akses yang lebih mudah, kawasan industri, pusat perdagangan, destinasi wisata, serta investasi di daerah sekitar diproyeksikan berkembang lebih cepat. Sektor pariwisata DIY dan Jawa Tengah juga berpotensi memperoleh manfaat melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bagi masyarakat, kehadiran tol tersebut diperkirakan akan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan arteri nasional yang selama ini menjadi jalur utama penghubung Solo dan Yogyakarta. Selain mempercepat perjalanan, distribusi barang dari kawasan industri menuju pusat konsumsi maupun bandara juga akan menjadi lebih efisien.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Jasamarga Jogja Solo akan terus mempercepat penyelesaian paket-paket konstruksi yang masih berjalan. Fokus utama saat ini adalah menuntaskan ruas Prambanan–Purwomartani serta mempercepat pembangunan segmen Purwomartani–Maguwoharjo dan Junction Sleman–Trihanggo agar konektivitas penuh menuju Yogyakarta dapat segera terwujud sesuai target yang telah ditetapkan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
