Wamenkomdigi Dorong UMKM Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Digital
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 00.41

JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan agenda digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu bertransformasi dari sekadar masuk ke ekosistem digital menjadi peningkatan produktivitas serta daya saing usaha.
Transformasi tersebut diarahkan agar tingginya penetrasi internet nasional yang mencapai 80,6 persen dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Langkah penguatan kapasitas usaha dinilai penting agar pemanfaatan platform digital mampu mendorong pelaku UMKM naik kelas hingga menembus pasar global.
Pemanfaatan Ekosistem Digital Berkelanjutan
Dalam acara Serah Terima Amanah Pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026), Nezar menyatakan konektivitas digital harus bermuara pada penguatan kapabilitas bisnis pelaku usaha lokal.
Pemerintah mencatat pemanfaatan platform teknologi yang terarah telah terbukti membantu berbagai sektor UMKM memperluas skala bisnis dan meningkatkan omzet penjualan.
Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Bisnis
Selain adaptasi teknologi, keberlanjutan usaha kecil membutuhkan sinergi dan ekosistem antarpelaku usaha yang saling mendukung.
Kementerian Komunikasi dan Digital terus mendorong komunitas wirausaha untuk memperluas ruang berbagi keterampilan serta peluang bisnis guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
